Bahasa Inggris untuk TOEFL

Posted: 28 July 2009 in Entertainment & Others

Yogyakarta, Jum’at, 5 Juni 2009
Aku belajar bahasa Inggris untuk ujian TOEFL. Itu target hidupku pekan ini. Aku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan (waktu), energi dan pikiranku untuk hal-hal yang tak perlu dan tak penting terlebih dahulu. Aku sadar bahwa hal yang kuraih hari demi hari pada saat ini adalah cerminan dari masa depanku. Aku tak bisa menyerahkan segala sesuatunya pada nasib dan kehidupan yang akan terus mempermainkanku. Aku akan sigap dan cerdas di dalam menghadapinya.
Ujian TOEFL pekan ini akan dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2009. Tempat ujian TOEFL tersebut berada di Pusat Pelatihan Bahasa UGM. Ujian akan dilaksanakan pada pagi hari, tepatnya jam 9 pagi. Aku senang karena ujian dilakukan pagi hari, bagaimanapun kondisi lingkungan berpengaruh pada kemampuan dan konsentrasi peserta ujian, termasuk diriku. Pagi hari memberikan suasana yang nyaman dan kondusif untuk mengerjakan soal-soal, pikiran juga masih segar dan kemampuan untuk memberikan penalaran atas jawaban masih berada pada titik yang tertinggi. Alhasil, aku yakin, ujian kali ini akan mampu memberikan hasil yang terbaik bagi setiap peserta ujian, jika kondisi mereka siap dan fit.
Aku menargetkan akan memperoleh skor ujian TOEFL >600. Hal ini merupakan target tertinggi dalam pencapaian kemampuan berbahasa Inggris selama hidupku. Aku pikir, target yang tinggi itu penting. Target tinggi mengindikasikan bahwa diri kita juga memiliki standar yang tinggi terhadap hal-hal yang aku hadapi. Aku tidak terjebak pada pencapaian yang biasa-biasa saja, sehingga aku hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja. Aku ingin menjadi orang yang hebat dan luar biasa. Hal ini mensyaratkan pencapaian yang tinggi, hebat dan luar biasa dari diriku baik itu secara akademik maupun non-akademik. Pencapaianku yang rata-rata bahkan dibawah rata-rata di bidang akademik mesti kuimbangi dengan pencapaian di bidang non-akademik yang di atas rata-rata. Aku yakin aku mampu. Aku bisa. Jika orang lain bisa, mengapa aku tidak?

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s