Koalisi Penantang SBY

Yogyakarta, 6 Mei 2009

Penantang Presiden SBY dalam Pemilihan Presiden 2009 merapatkan barisan. Golkar, Hanura, PDI-Perjuangan, Gerindra mulai sering menjalin komunikasi politik dan menggagas koalisi besar. Masing-masing partai politik ngotot menyorongkan ketua umumnya maju sebagai calon presiden menantang SBY. Sepekan yang lalu, Jusuf Kalla dan Wiranto mendeklarasikan duet tersebut sebagai capres-cawapres penantang SBY.

Perhitungan politik cukup berat jika capres Mega dan Jusuf Kalla berpisah jalan, dalam arti maju sendiri-sendiri. Memang, jika mereka mampu mengumpulkan jumlah suara yang tepat, maka tingkat keterpilihannya akan tinggi. Seperti halnya analisis yang kulakukan beberapa waktu lalu, peluang koalisi ini besar untuk menggagalkan SBY melanjutkan kepemimpinannya. Namun, syarat dukungan partai guna pencalonan presiden ini perlu mereka penuhi agar skenario kemenangan bisa berjalan dengan baik. Hal yang berkembang akhir-akhir ini menunjukkan bahwa peluang keduanya malah menjadi semakin sempit, sedangkan tingkat elektibilitas SBY bertambah asalkan SBY tidak melakukan blunder sebelum Pemilu Juli nanti.

Memang, guna mengalahkan sang juara bertahan (Presiden SBY) bukanlah hal yang mudah. Namun, bukan berarti tidak mungkin. Upaya Presiden SBY untuk memenangkan kembali Pemilu Presiden ini, setelah kemenangan Partai Demokrat di Pemilihan legislatif (berdasarkan Quick Count), tentunya bakal menorehkan sejarah baru di Indonesia yakni sebagai Presiden pertama Indonesia yang berhasil menduduki jabatan presiden selama dua kali masa jabatan setelah orde reformasi. Kecerdasan dan kehati-hatian SBY mendapatkan tantangan dari kecepatan dan ketegasan JK-Wiranto saat ini, tentunya membutuhkan strategi tersendiri bagi tim pemenangan SBY agar bisa sukses tetap berada di Istana Negara.

0 Tanggapan ke “Koalisi Penantang SBY”



  1. Belum Ada Tanggapan

Tinggalkan Balasan




Blog Stats

  • 4,942 pembaca

Arsip

e-mail:

luqman_satriya@yahoo.com