Pilihlah Aku, SBY!

Pemilu legislatif 2009 telah berlalu. Partai Demokrat dapat dipastikan sebagai pemenang, mengingat hasil perhitungan Quick Count lembaga survey dan Real Count KPU menunjukkan hal tersebut. Figur SBY (Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat) memegang peranan penting dalam menentukan kemenangan Partai Demokrat.

Masa-masa perhitungan suara memang belum selesai, namun partai-partai yang masuk di dalam 9 besar, diantaranya Demokrat, Golkar, PDI-Perjuangan, PKS, PAN, PPP, PKB, Gerindra dan Hanura, telah menjalin pembicaraan seputar Pemilu dan koalisi untuk pemilihan Presiden. Kubu yang berseberangan masih sama dari tahun 2004 yakni SBY melawan Megawati. Artinya, dalam lima tahun perjalanan bangsa ini, tidak terjadi peralihan kepemimpinan bangsa yang berarti, kaum muda belum mampu tampil.

Megawati sibuk menjalin koalisi dengan Prabowo dan Wiranto. Kubunya juga menghitung-hitung lawan tanding di pemilihan presiden nantinya, SBY, hendak memilih siapa sebagai calon wakil presidennya. Nama yang santer beredar yakni masih berduet dengan Jusuf Kalla, Akbar Tanjung (Golkar), Hidayat Nur Wachid (PKS) atau Sri Mulyani. Lawan berat dari Megawati akan terjadi jika SBY tetap berduet dengan Jusuf Kalla, karena kekuatan duet ini sudah massif dan punya posisi yang kuat. Lain halnya jika SBY memilih cawapres yang lain, dirinya perlu menyolidkan barisan terlebih dahulu dan “menjual” duet ini dengan lebih gencar kepada publik.

Yogyakarta, Selasa, 21 April 2009

0 Tanggapan ke “Pilihlah Aku, SBY!”



  1. Belum Ada Tanggapan

Tinggalkan Balasan




Blog Stats

  • 4,876 pembaca

Arsip

e-mail:

luqman_satriya@yahoo.com