10.000 Jam

Dalam mencapai kesuksesan, seseorang tidak hanya bergantung pada kemampuan dirinya semata. Namun, ada pula yang dinamakan faktor kesempatan dan lingkungan. Lingkungan berpengaruh untuk perkembangan kemampuan diri tersebut, jika lingkungan mendukung, maka perkembangan kemampuan itu akan signifikan, begitu pula sebaliknya. Kesempatan yang sama tidak datang dua kali, begitu kata pepatah. Manusia yang mampu dan didukung oleh lingkungannya juga memerlukan kesempatan agar bisa membuktikan bahwa dirinya mampu, sehingga akhirnya dirinya menjadi orang yang sukses.

10.000 jam merupakan ukuran capaian seseorang, ketahanan mental seseorang dalam menjalani sesuatu hal, baik itu belajar, bekerja, prestasi, maupun menekuni hal yang spesifik. Misalnya, seorang pilot pesawat terbang dapat dikatakan menjadi pilot yang handal (utama) jika telah menempuh jam terbang sebanyak 10.000 terbang. Hal ini dibuktikan oleh sertifikat jam terbang yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan dan badan regulasi penerbangan terkait capaian profesi pilot seseorang. Ukuran jam tersebut mencerminkan kehandalan, ketekunan, kedisiplinan, profesionalisme dan pengabdian yang tinggi.

10.000 jam dapat dikalkulasikan dalam kehidupan sehari-hari seseorang. Jika dialokasikan sehari 3 jam, maka ukuran kesuksesan seseorang baru akan terlihat dalam 10 tahun. Jika dialokasikan waktu dalam sehari 6 jam, maka ukuran kesuksesan seseorang akan terlihat dalam waktu 5 tahun. Begitu seterusnya, semakin banyak waktu yang diberikan seseorang pada sesuatu hal dan tekun di dalamnya serta memiliki ketahanan mental yang tinggi, maka akan semakin cepat pula dirinya meraih buah dari kesuksesan tersebut. Hal ini tentu dengan tidak mengabaikan dua faktor di atas, yakni kesempatan dan lingkungan.

Yogyakarta, Selasa, 21 April 2009

0 Tanggapan ke “10.000 Jam”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan